Lemari Dapur

Memilih Model Rak Lemari Dapur Minimalis Untuk Ruang Makan Anda

Lemari dapur adalah bagian yang penting dalam ruangan yang menjadi tempat memasak ini. Apalagi di dapur minimalis yang membuat otak harus bekerja ekstra dalam mengakali tempat penyimpanan. Desain lemari pun kini semakin berkembang menyesuaikan fungsinya. Berikut adalah serba-serbi mengenai lemari untuk dapur yang perlu diketahui dalam memilih lemari terbaik bagi Anda.

Pengertian Lemari Dapur

Dapur adalah ruangan yang sangat penting di rumah. Fungsi dapur sebagai tempat untuk mengolah makanan untuk kehidupan sehari-hari. Suasana dapur yang nyaman bisa membuat Anda semakin semangat dalam menyiapkan makanan untuk orang-orang tersayang.

Untuk membuat suasana dapur semakin menyenangkan, dibutuhkan berbagai perlengkapan dapur yang dapat memudahkan proses memasak. Lemari adalah bagian yang pasti ditemukan di setiap dapur. Lemari dapur adalah lemari yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan utama di dapur, contohnya untuk piring dan alat masak.

Lemari sangat membantu dalam mengatur peralatan masak supaya rapi. Dengan begitu, alat yang diperlukan bisa ditemukan dengan cepat dan mudah. Dapur pun lebih rapi dan tertata sehingga lebih enak dilihat.

Bahan Pembuatan Lemari Dapur

Material lemari dapur sangat menentukan ketahanan dan kualitas lemari. Berikut adalah beberapa contoh bahan dasar yang sering digunakan untuk lemari.

  1. Plywood

Plywood atau kayu lapis adalah jenis kayu yang banyak digunakan untuk kitchen set. Kayu lapis disusun dari beberapa lapisan kayu meranti atau sengon yang direkatkan menggunakan mesin press. Tripleks adalah kayu lapis yang terdiri dari tiga lapisan. Sedangkan kayu lapis yang menggunakan lebih dari tiga lapisan disebut multipleks.

Kayu lapis memiliki beberapa keunggulan. Pertama, struktur dan susunannya kuat. Plywood cocok untuk kitchen set karena dapat menahan beban yang berat. Kedua, bahan ini cenderung tidak menyusut sehingga kualitas lemari bisa bertahan baik dalam waktu lama.

Akan tetapi, plywood tidak tahan air. Jadi, bahan ini memerlukan finishing yang kedap air supaya tidak mudah rusak karena basah.

  1. Blockboard

Blockboard terbuat dari potongan kayu yang disusun secara horizontal. Umumnya blockboard memiliki 3 lapis. Lapisan paling atas dan bawah terbuat dari kayu yang tebal dan lapisan tengah atau inti dari kayu yang lebih tipis.

Blockboard memiliki bentuk yang presisi dan harganya lebih murah daripada kayu lapis. Sayangnya strukturnya tidak sekuat plywood. Blockboard juga rentan rusak dan membutuhkan finishing kedap air. Namun blockboard lebih mudah diberi finishing.

  1. Medium Density Fiberboard (MDF)

MDF terbuat dari serbuk kayu yang direkatkan dengan resin dan mesin press. Permukaannya sangat halus dibandingkan plywood dan blockboard. Produk ini ramah lingkungan dan berbobot ringan. Akan tetapi MDF tidak kedap air dan kurang kuat untuk beban yang berat.

  1. High Moisture Resistant (HMR)

HMR adalah sejenis papan MDF yang dibuat tahan air. Sama seperti MDF, HMR memiliki permukaan yang halus dan bobot yang ringan. HMR tahan air dan jamur sehingga lebih awet, namun tetap kurang kuat dibandingkan plywood.

Jenis Finishing Rak Dapur

Selain material, finishing adalah bagian yang penting pada lemari dapur. Selain membuat lemari tampak lebih cantik, finishing juga dapat melindungi permukaan furnitur dari goresan. Ada tiga jenis finishing, yaitu sebagai berikut.

  1. Transparan (Clear Finish)

Finishing transparan menunjukkan warna dan serat alami kayu sehingga tampak natural. Ada beberapa metode clear finish yang umum digunakan.

  1. Politur

Jenis clear finish ini diaplikasikan dengan memoles kayu secara berkala. Finishing ini cepat memudar sehingga kayu harus sering dilapis ulang secara berkala untuk menjaga penampilannya.

  1. Nitro Cellulose (NC)

Bahan ini diaplikasikan dengan semprotan bertekanan udara atau menggunakan kuas. NC membentuk lapisan film yang kedap air pada permukaan furnitur kayu. Akan tetapi, NC tidak dapat melindungi lemari dari goresan atau benturan.

  1. Melamic

Finishing melamic ada yang berupa doff ataupun glossy (mengkilap). Melamic memiliki kualitas yang lebih baik daripada jenis clear finish lain, hasil finishingnya sangat halus karena menutup pori-pori kayu. Kualitasnya juga dapat bertahan cukup lama.

Kekurangan melamic adalah finish ini lebih susah dilapis ulang dan memerlukan perawatan lebih hati-hati. Sebab melamic tidak tahan basah dan jamur.

  1. Polyurethane (PU)

Lapisan PU menghasilkan film yang tebal. Namun filmnya menyerupai plastik sehingga kayu tidak tampak alami. Harganya pun relatif mahal. Keuntungan PU adalah daya tahan yang baik terhadap panas dan air sehingga cocok untuk dapur.

  1. Non-Transparan

Finishing non-transparan menutup permukaan kayu sehingga permukaan kayu tidak tampak.

  1. Cat Duco

Cat duco tampak kokoh dan elegan, walaupun harganya juga cukup mahal. Cat duco memiliki varian doff ataupun glossy. Desainnya beragam dengan berbagai warna dan desain. Finishing ini cocok untuk furnitur modern dan minimalis.

  1. Veneer Laminate

Laminate adalah jenis finishing yang menyerupai bahan pelapis yang direkatkan pada permukaan lemari. Finishing veneer laminate memiliki motif yang menyerupai berbagai jenis kayu seperti jati, sungkai, atau mahoni. Lemari dengan veneer laminate menyerupai penampilan mirip kayu alami.

  1. High Pressure Laminate (HPL)

HPL adalah jenis laminate yang memiliki berbagai warna dan motif. HPL cukup tebal kuat, dan elastis sehingga cocok untuk melapisi lemari dapur. Material ini juga kebal panas, minyak, dan air.

  1. Polyvinyl Carbonate (PVC)

PVC terbuat dari plastik sehingga lentur dan mudah diaplikasikan pada lemari. PVC memiliki berbagai warna dan motif dan harganya cukup rumah. Namun teksturnya kurang alami.

  1. Decosheet

Decosheet terbuat dari plastik dan tidak mudah mengelupas. Akan tetapi decosheet kurang tahan panas dan minyak. Harganya tergolong murah dan motifnya bervariasi.

Jenis-jenis Lemari Dapur

  1. Lemari Kabinet Atas

Lemari kabinet atas dipasang pada bagian atas di dapur dan biasanya dilengkapi dengan penghisap asap. Lemari ini digunakan untuk menyimpan bahan makanan dan peralatan berukuran kecil. Sebaiknya lemari ini tingginya bisa dijangkau dengan tangan supaya kita bisa mengambil barang-barang yang diperlukan dengan mudah.

  1. Lemari Kabinet Bawah

Lemari kabinet bawah ditempatkan pada bagian bawah. Biasanya lemari bawah memiliki lapisan bagian atas yang tahan panas dan air untuk menyiapkan bahan masakan.

Pada bagian ini biasanya ditempatkan kompor dan tempat cuci piring. Lemari bawah memiliki laci untuk menyimpan berbagai peralatan makan. Lemari juga digunakan untuk menyimpan peralatan memasak ukuran besar seperti panci, wajan, penggorengan, dan lain-lain.

  1. Lemari Kabinet Tinggi

Lemari ini disebut juga lemari utilitas. Sesuai dengan namanya, lemari ini memanjang dari lantai ke langit-langit. Lemari tinggi cocok untuk menyimpan berbagai peralatan dapur, bahan masakan, dan bumbu-bumbu. Lemari utilitas juga cocok untuk memasang oven dan microwave.

Jenis-jenis Layout Dapur

Lemari dapur biasanya merupakan bagian dari perangkat dapur yang disebut kitchen set. Pada umumnya kitchen set disusun dalam bentuk-bentuk tertentu sesuai dengan bentuk dan layout dapur. Berikut adalah beberapa jenis layout yang digunakan untuk menyusun kitchen set.

  1. Garis Lurus (Single Line)

Kitchen set berbentuk single line banyak digunakan pada dapur minimalis berukuran kecil di hunian dengan tempat terbatas. Layout ini dapat menghemat tempat yang terbatas. Kekurangannya adalah dapur ini sulit dipisahkan antara area basah dan kering.

  1. 2 Garis Lurus (Double Line)

Model dapur ini terdiri dari dua deretan kitchen set yang diatur secara berseberangan dalam satu dapur. Jadi, area dapur basah dan kering bisa dipisahkan. Sebaiknya jarak antara kedua sisi paling tidak 80 cm untuk sirkulasi saat beraktivitas di dapur.

  1. Bentuk L

Konfigurasi bentuk L memiliki layout berbentuk siku sehingga cocok untuk memisahkan area basah dan kering pada dapur dengan luas terbatas. Layout ini dapat menciptakan area kerja yang efisien serta sirkulasi yang leluasa saat beraktivitas di dapur.

  1. Bentuk U

Di dapur berbentuk U, Anda dikelilingi dengan deretan lemari dan perlengkapan dapur pada tiga sisi. Layout ini cocok untuk dapur yang cukup luas dan biasanya digunakan untuk kitchen set dengan fasilitas yang lengkap. Layout bentuk U membangun kesan mewah dan elegan.

Konfigurasi bentuk U cocok untuk mengakomodasi area dapur basah dan dapur kering. Anda juga dapat menambahkan model mini bar pada salah satu sisi. Mini bar tidak hanya menambahkan kesan elegan tapi juga membuat dapur tampak lebih terbuka.

  1. Bentuk Island 

Selain bentuk U, layout bentuk island atau pulau juga dapat menciptakan kesan mewah dan berkelas. Dapur dengan konfigurasi layout mirip dengan bentuk U, tapi dengan tambahan meja pada bagian tengah yang menyerupai sebuah pulau terpisah. Bentuk U cocok untuk dapur berukuran besar.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Lemari Dapur

  1. Bahan Dasar dan Finishing

Seperti penjelasan di atas, pilihan bahan dasar dan finishing sangat mempengaruhi harga lemari. Bahan dasar dan finishing menentukan kualitas dan ketahanan lemari yang dipasang di dapur. Kedua faktor ini juga mempengaruhi penampilan lemari.

Jika memiliki budget lebih, lebih baik jika Anda membeli lemari dengan kualitas bahan dasar dan finishing yang lebih baik. Walaupun harganya lebih mahal di muka, Anda tidak perlu sering mengeluarkan banyak uang untuk merawat atau mengganti lemari untuk dapur Anda.

  1. Model dan Desain Lemari

Model dan lebih lama karena desainnya lebih kompleks. Ada juga lemari yang menggabungkan beberapa jenis material dasar sehingga biaya dan lama produksi semakin bertambah. Selain itu, lemari dengan lebih banyak fitur juga memiliki harga yang lebih tinggi.

  1. Produsen Lemari

Dua produk lemari yang memiliki desain dan fitur yang sama bisa memiliki harga yang berbeda tergantung dengan produsennya. Produsen mebel yang terpercaya menjalankan kontrol yang lebih ketat atas produksinya sehingga hasilnya lebih halus dan berkualitas lebih tinggi.

Cara Memilih Lemari Dapur yang Sesuai

  1. Pilih yang sesuai dengan ukuran dapur

Ukuran lemari harus disesuaikan dengan ukuran dapur. Tinggi lemari bagian atas harus disesuaikan dengan tinggi langit-langit dan jangkauan Anda. Selain itu, jika laci lemari terbuka sebaiknya tidak membatasi ruang gerak.

  1. Pilih yang sesuai dengan desain interior rumah

Lemari yang dipasang di dapur tidak hanya digunakan sebagai tempat penyimpanan, tetapi juga bisa menambah nilai estetika dapur. Sesuaikan desain lemari dengan desain dapur dan rumah. Misalnya rumah Anda memiliki luas yang terbatas, desain yang cocok untuk lemari adalah model minimalis dengan warna monokrom dan gabungan elemen kaca.

  1. Pilih kapasitas penyimpanan

Fungsi utama lemari adalah sebagai tempat penyimpanan. Tergantung kepada perlengkapan dan peralatan yang Anda miliki, Anda akan memerlukan kapasitas penyimpanan yang banyak. Pilihlah yang memiliki banyak laci terpisah sehingga Anda bisa mengorganisasi peralatan dan bahan masakan sesuai dengan kebutuhan.

  1. Pilih material dan finishing yang cocok

Bahan dasar serta finishing lemari menentukan harga dan penampilan lemari. Material lemari untuk dapur harus disesuaikan dengan desain dapur dan rumah. Desain finishing bisa dipilih sesuai selera, kebutuhan, dan budget yang tersedia.

  1. Pilih merk yang terpercaya

Pilihlah produsen yang memproduksi lemari dengan kualitas yang baik. Produsen yang sudah terpercaya biasanya memiliki produk yang bermutu sehingga dapat menjaga kepercayaan pelanggan. Produsen yang terpercaya juga cenderung memberikan garansi untuk lemarinya. Garansi dapat menjamin bahwa tidak ada kerusakan saat proses pemasangan.

  1. Pilih desain multifungsi

Karena fungsi lemari dapur yang terutama adalah untuk penyimpanan, sebaiknya Anda memilih desain multifungsi jika dapur Anda minimalis. Contohnya lemari yang dilengkapi tempat khusus untuk menempatkan tong sampah. Lemari seperti ini cocok untuk Anda yang perlu menghemat ruangan di dapur dengan ukuran terbatas.

  1. Pilih warna yang sesuai

Warna harus disesuaikan dengan desain. Misalnya Anda memilih desain dapur minimalis, warna yang cocok untuk lemari adalah warna monokrom seperti putih dan abu-abu. Warna putih memiliki efek yang dapat membuat dapur tampak bersih, lebih besar, dan leluasa.

  1. Cek kualitas lemari

Saat membeli, Anda juga harus memastikan bahwa kondisi lemari benar-benar baik. Cobalah membuka dan menutup semua laci untuk memastikan bahwa semuanya bisa berfungsi dengan lancar. Lemari juga tidak boleh memiliki goresan atau lecet.

Setelah meja dikirim dan dipasang di rumah Anda, periksa lagi kondisi lemari untuk memastikan bahwa tidak ada kerusakan selama proses pengiriman dan pemasangan. Jika ada garansi, Anda bisa meminta pertanggungjawaban dari produsen.

  1. Gunakan lemari dengan ventilasi

Jika Anda ingin menempatkan peralatan masak seperti penanak nasi, oven, dan microwave di lemari, Anda perlu memiliki ventilasi yang baik. Dengan demikian hawa panas dan uap dari memasak bisa keluar dengan sirkulasi udara yang baik.

Kalau Anda ingin menggunakan lemari untuk fungsi ini, Anda perlu memperhatikan posisi stop kontak. Ada baiknya memilih lemari dengan stop kontak model built-in supaya Anda bisa menghubungkan peralatan dengan sumber listrik.

  1. Pastikan harganya sesuai dengan budget

Selain menentukan desain lemari yang tepat, Anda juga harus menetapkan budget yang sesuai dengan kemampuan Anda. Kualitas lemari harus baik dan sesuai dengan kisaran harga yang dapat Anda beli.

Jangan tertipu dengan harga yang terlalu murah, sebab harga murah kadang berarti kualitas yang kurang. Di sisi lain, harga yang tinggi tidak selalu menjamin kualitas. Ada banyak produsen yang menyediakan lemari dengan kualitas yang baik dengan harga yang masuk akal.

Penutup

Demikianlah informasi yang perlu Anda ketahui mengenai lemari dapur. Lemari adalah bagian yang penting untuk dapur. Selain untuk penyimpanan, lemari juga bisa menjadi elemen desain yang menarik. Dapur menjadi lebih mudah ditata dan nyaman.

Bisa dibilang bahwa secara tidak langsung lemari mempengaruhi suasana saat memasak. Oleh karena itu Anda perlu memilih lemari yang sesuai. Semoga artikel ini dapat membantu Anda memilih lemari yang terbaik untuk dapur Anda.

Main Menu